Apa Sih Bedanya Les Private, Kursus, dan Bimbel?

Di tengah masa pandemi ini, sebagian besar sekolah di Indonesia tengah menyelenggarakan sistem pembelajaran berbasis daring. Meski kerap alami banyak kendala, sistem pembelajaran berbasis daring ini diklaim cukup efektif untuk menekan bahkan mencegah penularan Covid19 yang berpotensi menyebar di sekolah. Selain kegiatan belajar formal seperti sekolah, kegiatan-kegiatan belajar informal seperti les private (les private Jakarta, misalnya), bimbingan belajar, dan beragam jenis kursus. Nah, ngomongin soal kegiatan belajar non-formal, apa sih sebenarnya perbedaan kursus, bimbingan belajar, dan les private? Berikut ulasannya. 

Perlu Anda ketahui, les private, bimbingan belajar, dan kursus adalah kegiatan belajar yang mana kegiatan belajar ini hanya berupa tambahan saja. Siswa di Jakarta yang mengikuti les private Jakarta, misalnya, hanya bertujuan untuk memperdalam pemahaman materi pelajaran saja. Nah, meski tujuannya sama, ketiga opsi kegiatan belajar ini memiliki perbedaan. 

Program Bimbingan Belajar (Bimbel)

Jika dilihat dari segi metode pembelajaran yang digunakan, program bimbingan belajar kurang lebih memiliki metode pembelajaran yang sama dengan metode pembelajaran yang diberlakukan di sekolah. Kegiatan belajar di kelas dipimpin oleh satu guru kelas atau tutor. Dalam satu kelas, jumlah siswa yang berpartisipasi lebih dari satu; hanya saja jumlah siswa di kelas program bimbingan belajar tak sebanyak jumlah siswa di sebuah kelas sekolah formal. Jumlah siswa biasanya sangat bergantung pada jenis kelas yang diambil oleh siswa. 

Ragam Paket Bimbel

Program bimbingan belajar umumnya menawarkan beberapa jenis paket kegiatan belajar. Sebut saja paket reguler, paket platinum, dan masih banyak paket kegiatan belajar lainnya. Dan masing-masing jenis paket ini diurutkan berdasarkan level kualitas pembelajaran. Semakin tinggi level paket yang dipilih, semakin tinggi juga biaya yang ditawarkan. Misal, paket reguler lebih terjangkau bila dibandingkan dengan paket platinum. Keduanya jelas berbeda jika dilihat dari kualitas pembelajaran. Selain itu, kuantitas pertemuannya juga berbeda pada kedua jenis paket tersebut. 

Efektivitas Bimbel

Kemudian jika dilihat dari segi efektivitas, program bimbingan belajar ini bisa dibilang cukup efektif untuk mendongkrak prestasi akademik siswa. Sudah menjadi suatu kewajiban bahwa seorang tutor harus memperhatikan level pemahaman siswa terhadap suatu materi pembelajaran. Bahkan, siswa dapat berkonsultasi di luar jam kelas jika memang diperlukan. 

Sesi Latihan Soal & Pembahasan

Untuk kegiatan belajar pada program bimbingan belajar, selain tutor bertugas menyampaikan materi secara detail, ia juga wajib rutin mengasah kemampuan belajar para siswanya dengan berbagai jenis latihan soal. Biasanya pada sesi latihan soal ini, tutor juga akan mengalokasikan waktunya untuk membahas jawaban soal latihan yang dirasa sulit bagi siswa. Dengan kata lain, tutor juga memberi solusi bagi para siswanya terkait dengan kesulitan yang dialami oleh siswa-siswa tersebut. 

Baca juga: 10 Daftar Rekomendasi Pembayaran Digital Yang Perlu Anda Unduh

Les Private

Program les private terkenal seperti les private Jakarta jauh berbeda dengan program bimbingan belajar, terutama dari segi mekanisme. Les private jauh lebih intens dan jauh lebih efektif karena siswa yang diajar oleh tutor hanya berjumlah satu saja. Satu tutor untuk satu siswa. Dengan mekanisme semacam ini, tentu saja siswa akan lebih mudah paham dengan materi pelajaran yang disampaikan oleh tutor. 

Sesi Tanya & Diskusi dengan Tutor

Siswa juga dapat bebas menanyakan materi yang ia belum pahami secara langsung kepada tutor. Nah, tutor nantinya akan menjelaskan bagian materi yang belum dipahami oleh siswa tersebut secara detail bahkan mungkin disertai dengan contoh-contoh yang mudah dipahami. Dengan cara ini, siswa setidaknya akan lebih mudah memahami apa yang sudah disampaikan oleh tutor. 

Fokus pada Satu Mata Pelajaran

Umumnya program les private hanya menawarkan kegiatan belajar untuk satu mata pelajaran saja. Tujuannya adalah agar kegiatan belajar fokus pada peningkatan skill pada mata pelajaran tersebut. Misal, orang tua menginginkan anaknya lebih fasih dan jago berbicara dalam belajar Bahasa Inggris. Orang tua kemudian mendaftarkan buah hatinya ke sebuah penyedia jasa les private seperti les private Jakarta. Tutor dari program les private ini nantinya akan siap membantu putera atau puteri dari orang tua ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggrisnya. 

Kelas Bersifat Private

Nah, berbicara soal kelas pada program les private ini, tentu saja sangat berbeda bila dibandingkan dengan kelas pada program bimbingan belajar, sekolah formal, ataupun kursus. Kelas pada program les private ini bersifat sangat private yang mana dalam satu kelas, hanya ada satu siswa saja; dan tutor juga hanya mengajarkan satu mata pelajaran saja. 

Suasana kelasnya pun sangat kondusif. Kondisi kelas semacam ini tentu sangat ideal untuk belajar. Bahkan lebih menariknya lagi, orang tua siswa dapat menemani sekaligus mengawasi buah hatinya selama berada di kelas. Oh iya, sekedar informasi, kelas les private biasanya diselenggarakan di rumah siswa. Artinya, tutor akan berkunjung ke rumah siswa ketika ada jadwal mengajar. 

Jadwal Belajar Fleksibel

Kemudian soal jadwal les, tentu sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh siswa dan orang tua siswa. Demikian juga dengan sesi dan durasi. Dalam satu minggu ada berapa kali sesi pertemuan dan per pertemuan durasinya berapa menit, misalnya, ini semua akan disesuaikan dengan kesepakatan dengan orang tua siswa dan siswa itu sendiri. 

Biaya Les Private

Dari segi biaya, tiap jenis mata pelajaran pada program les private dipatok dengan biaya yang berbeda. Terlebih untuk jenis mata pelajaran yang membutuhkan skill khusus dan memiliki prospek yang cemerlang di masa depan. Bahasa Inggris, misalnya. Bila dibandingkan dengan mata pelajaran lain, Bahasa Inggris memang dinilai lebih mahal biayanya. Jika dihitung, rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk program les private sekitar minimal Rp. 400.000-an hingga 1 juta-an per bulan. 

Baca juga: Belanja Alat Safety di Toko Alat Safety Bergaransi, Seberapa Pentingnya Sih?

Kursus

Nah, kursus ini cukup mirip dengan program les private Jakarta. Yang membuat kursus ini berbeda adalah jenis bidang yang berbeda. Materi yang diajarkan bukan lagi skill yang berkaitan dengan pelajaran, melainkan soft skill. Dengan kata lain, materi yang diajarkan adalah materi-materi yang lebih spesifik untuk konsentrasi anak. Contoh kursus yang paling terkenal adalah kursus komputer, kursus menyetir, dan lain sebagainya. 

Nah, dalam satu kelas, biasanya ada beberapa orang yang menjadi partisipan pada program kursus ini, tergantung pada banyaknya peminat materi dan softskill yang akan diajarkan. Kemudian pembeda lainnya dari kursus dengan kegiatan belajar lainnya adalah soal praktik. Karena fokus utama dari kegiatan kursus ini adalah peningkatan soft skill seseorang, kegiatan juga akan lebih banyak pada praktik yang ada kaitannya dengan bidang yang sedang dipelajari. 

Demikian info sekilas seputar perbedaan program les private, bimbingan belajar, dan kursus. Mudah-mudahan info ini dapat menambah wawasan Anda para pembaca, terutama Anda yang memerlukan informasi seputar jenis kegiatan belajar non-formal. Ingat, tetap lakukan 3M di masa pandemi ini, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.