Peralatan Komunikasi Kapal yang Mendukung Perjalanan

Sebagai manusia yang termasuk makhluk sosial, tentunya komunikasi tidak dapat terlepas dari kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari bangun pagi hingga akan tidur di malam hari, kita berkomunikasi untuk dapat menjalani hari dengan baik. Pada dasarnya, berkomunikasi tidak berarti hanya berbicara secara verbal. Peralatan komunikasi kapal dapat dilakukan dengan banyak cara, mulai dari gerakan tangan, mimik wajah, dan lain sebagainya.

Manusia menggunakan komunikasi sebagai sarana untuk memahami lebih lanjut perasaan maupun pikiran orang-orang yang ada di dekatnya. Berkomunikasi bertujuan untuk mendapatkan dan membagikan informasi mengenai diri sendiri dan orang lain agar tetap terhubung. Dengan adanya komunikasi dalam suatu forum, ide yang kita pikirkan dapat dimengerti oleh orang lain dan tersalur dengan baik. Dengan adanya komunikasi, kita dapat merancang suatu kegiatan sedemikian rupa dan mendengarkan gagasan orang lain. Dengan adanya komunikasi, kita dapat mengetahui perasaan dan suasana hati orang yang berada di sekitar kita maupun yang jauh dari kita.

Mengingat pentingnya komunikasi di era globalisasi ini, maka peralatan komunikasi kapal yang digunakan pun semakin berkembang. Mulai dari yang sederhana dan terkesan kuno, hingga peralatan komunikasi yang canggih dan mahal. Semua itu diciptakan karena mengingat pentingnya komunikasi demi keberlangsungan kehidupan sosial masyarakat.

Komunikasi juga tidak terbatas oleh tempat dan waktu. Kini, kita dapat berkomunikasi kapan saja dan dimana saja. Mulai dari tempat yang bersifat pribadi seperti rumah, hingga tempat umum seperti bandara, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Termasuk di atas jenis jenis kapal laut. Alat komunikasi yang bisa didapat dari Distributor Alat Kapal sangat dibutuhkan oleh setiap kapal yang berada dalam lalu lintas perairan agar tidak terjadi kecelakaan yang merugikan semua pihak. Dalam artikel kali ini, akan diulas sejumlah peralatan komunikasi kapal yang mendukung perjalanan kapal saat berada di suatu area perairan. Selamat membaca!

Telegraf

Peralatan komunikasi kapal yang akan dibahas sebagai awalan dari artikel ini adalah telegraf. Peralatan kapal yang satu ini terbilang paling sederhana dan paling tua. Berdasarkan catatan sejarah, alat ini sudah mulai dikenal dan digunakan untuk pelayaran sejak tahun 1840. Fungsi utama dari alat ini sudah tentu menyampaikan informasi dari tempat ke tempat. Yang unik dari alat ini adalah penggunaan sandi morse. Pesan berupa sandi morse yang berasal dari si pengirim akan sampai kepada si penerima dengan dialirkan menggunakan kawat tertentu. Alat ini mengirimkan informasi berupa sandi morse yang menggunakan frekuensi gelombang radio dalam pengirimannya. Sandi morse dapat dikirimkan dengan berbagai cara. Seperti melalui bendera, tiupan peluit, cahaya, dan juga ketukan morse. Kode morse mungkin sering dikenal masyarakat sebagai bentuk sandi yang digunakan oleh anak-anak pramuka. Namun khusus untuk komunikasi di area kapal dan pelayaran, kode morse yang digunakan biasanya menggunakan lambang titik dan juga garis.

Tentunya, sang penerima pesan tersebut dipastikan dapat menguasai sandi morse untuk dapat mengerti pesan yang diterimanya. Dengan adanya peralatan kapal bernama telegraf ini, maka komunikasi semakin terbantu. Pesan yang disampaikan lewat telegraf ini dapat menjelajah melintasi samudra dan benua. Maka dari itu, tentunya pesan melalui telegraf ini jauh lebih menghemat biaya ketimbang pergi menggunakan kapal hanya untuk menyampaikan pesan.

Pemakaian telegram sendiri sudah sangat dikenal dan populer sebelum penggunaan telepon jarak jauh. Di beberapa buku lama dan juga film lama sering terdapat adegan orang mendapat pesan dengan menggunakan kertas yang dikirim dari suatu tempat. Kemungkinan besar pesan tersebut dikirim dengan menggunakan telegraf.

VHF Radio

Peralatan komunikasi kapal yang akan diulas selanjutnya adalah VHF Radio. Mungkin beberapa bagian masyarakat sudah mengenal alat keselamatan ini. Namun sebagian kalangan juga bahkan belum pernah mendengar nama dari alat ini. Alat komunikasi yang satu ini memiliki peranan yang terbilang sangat penting, terutama bila berada dalam keadaan yang genting dan darurat. Ini bisa anda gunakan juga sebagai perlengkapan navigasi saat berlayar.

Perlengkapan kapal ini diketahui selalu berada dalam pantauan coast guard. Coast guard sendiri merupakan sebuah lembaga yang melaksanakan fungsi untuk menjaga ketentraman lalu lintas perairan. Selain itu, segala tanggung jawab di bidang kelautan juga diurus oleh coast guard. Termasuk mengenai pelanggaran di laut dan berbagai hal yang berhubungan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan ternyata coast guard ini bertanggung jawab kepada presiden dan berada di bawah naungan para menteri.

Kebanyakan kapal yang sedang mengarungi lautan terhubung dengan VHF radio ini. Sehingga para awak kapal dapat mengetahui keadaan sekitar dari area yang dilewatinya. Selain itu, mereka juga dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi bahaya atau bencana. Sejumlah info penting dan peringatan peningkatan keselamatan juga dapat disampaikan dengan VHF radio ini.

Ada dua channel yang selalu harus diperhatikan oleh kapal dan coast guard. Yang pertama adalah channel 16. Channel ini biasanya digunakan dalam keadaan darurat berupa peringatan keselamatan dan panggilan darurat. Selain itu, ada pula channel 13. Channel ini digunakan untuk berkomunikasi dengan kapal lain yang juga sedang mengarungi lautan. Bentuk komunikasi ini biasanya berupa penyampaian informasi penting bagi setiap kapal.

Telepon Satelit

Peralatan komunikasi yang akan diulas terakhir kali pada artikel ini adalah telepon satelit. Kebanyakan orang sering berpikir bahwa ketika terjadi suatau keadaan darurat di lautan, maka alat komunikasi yang paling tepat untuk dipilih adalah telepon seluler. Pemikiran ini tidak sepenuhnya salah, mengingat telepon seluler memang sangat mudah digunakan. Namun ternyata, telepon seluler memiliki keterbatasan juga, khususnya dalam hal jangkauan. Sehingga orang yang sedang beraktivitas di dalam kapal tidak dapat selalu berkomunikasi dengan menggunakan telepon seluler ini.

Peralatan komunikasi kapal yang disarankan untuk digunakan para awak kapal dan orang lain yang berkegiatan di area lautan adalah telepon satelit. Telepon jenis ini memiliki base transceiver station di udara. Berbeda dengan telepon seluler yang pada umumnya memiliki base transceiver station di daratan terdekat. Maka dari itu, daerah jangkauan telepon satelit pun tentunya lebih luas dibandingkan dengan telepon seluler. Termasuk daerah dengan sinyal yang sedikit dan kurang stabil, seperti daerah pegunungan, daerah lautan, dan sebagainya.

Demikianlah beberapa peralatan kapal untuk komunikasi yang biasa digunakan untuk membantu orang-orang berkomunikasi di area lautan. Semoga informasi pada artikel kali ini dapat membantu para pembaca sekalian. Terima kasih.